Hubungan Self- Efficacy Dengan Burnout PadaTenaga Kesehatan Di UPTD Puskesmas Wilayah Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan self efficacy pada tenaga kesehatan di uptd puskesmas wilayah rajabasa kabupaten lampung selatan. Sampel Penelitian ini berjumlah 105 orang tenaga kesehatan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik probability sampling yaitu simple random sampling. Alat ukur yang di gunakan dalam penelitian ini adalah skala burnout dan skala self efficacy. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis regresi sederhana dengan menggunakan SPSS versi 20.0. Berdasarkan hasil analisis diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,726, koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,527, dan p = 0,000. Hasil analisis yang diperoleh menunjukan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara burnout dengan self efficacy tenaga kesehatan di uptd puskesmas wilayah rajabasa kabupaten lampung selatan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aftab, N., Shah, A. A., & Mehmood, R. (2012). Relationship of self efficacy and Burnout among physicians. Academic Research International, 2 (2), 539-548.
Alverina, P. A. T., & Ambarwati K.D. (2019) Hubungan Self-Efficacy dengan Burnout pada Perawat Psikiatri di Rumah Sakit Jiwa. Jurnal Psikologi Mandala, 3(2), 29-39.
Andriani,R. (2004). Pengaruh Persepsi Mengenai Kondisi Lingkungan Kerja terhadap Tingkat Burnout pada Perawat IRD RSUD dr.Soetomo Surabaya. Insan. Vol.6, No.1. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.
Andriansyah, H., & Sahrah, A. (2014). Hubungan Bullying Dengan Burnout Pada Karyawan. Jurnal Psikologi Tabularasa, 9(2),137-150.
Ardinata, D., Bukit, E. K., & Arruum, D. (2018). Enfermería Clínica. Enfermería Clínica, 28, 236–239.
Arikunto, S. (2010). Metode peneltian. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bandura, A (2009). Self-Efficacy In Changing Societies. Published In The United aaStates Of America. New York: Cambridge Universitas Press
Christiyawati, M. D., & Suminar, S. (2017). Persepsi Mahasiswa dan Dosen pada Pembelajaran Interprofessional Education (IPE)
Churiyah, M. (2011). Pengaruhi Konflik Peran, Kelelahan Emosional terhadap Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi. Jurnal Ekonomi Bisnis, 16(2), 586–598.
Fattah, H. (2017). Kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Yogyakarta: Elmatera.
Feist, J & Feist, G. J. (2010). Teori Kepribadian, edisi 7. Jakarta: Salemba Humanika
Ghufron, M. N. (2011). Teori-teori psikologi. Yogyakarta : Ar Ruzz Media
Greenberg, J., & Robert, A. (2000). Title of the Book or Article. Publisher.
Harnida,. (2019). Persepsi Servant Leadership Perguruan Tinggi Di Kota Palu. Jurnal lmu Manajemen Universitas Tadulako Vol. 4, No. 1, Januari 2019.
Hoskins, K. N. (2013). The Possible Role Of Burnout In Nursing Errors.
Kenaszchuk. C. (2013). An Inventory of Quantitative Tools Measuring Interprofessional Education and Collaborative Practice Outcome. Journal Of Interprofessional Care.
Keshtkaran, Z., Sharif, F., & Rambod, M. (2014). students’ readiness for and perception of inter-professional learning: A croaa-sectional study. Elsivier, 991–998.
Kurniati, A. & Efendi, F. (2012), Kajian SDM Kesehatan di Indonesia, Jakarta: Salemba Medika.
Kurra, P. N. (2015). Hubungan Efikasi Diri (Self Efficacy) Dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Program Studi Keperawatan STIKes Citra Husada Mandiri Kupang
Larengkeng, T., Gannika, L., & Kundre, R. (2019). Burnout Dengan Self-efficacy Pada Perawat. Jurnal Keperawatan.
Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Understanding the Burnout experience: recent research and its implications for psychiatry. World psychiatry : official journal of the World Psychiatric Association
Monalisa, G. (n.d.). Hubungan Regulasi Dan Efikasi Dalam Belajar. Ghea Monalisa.
Myers, D. G. (2012). Psikologi sosial. Jakarta: Salemba Humanika
Perdhaki. (2009, Nopember 13). UU No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Dipetik dari http://www.perdhaki.org/content/undang-undang- kesehatan-no-36-tahun-2009
Ratnasari. (2019). Manajemen Kinerja dalam Organisasi. Pasuruan: CV. Penerbit Qiara Media
Retno, N. W., Machmuroch, & Priyatama, A. N. (2014). Tingkat Burnout Ditinjau dari Strategi Coping dan Efikasi Diri pada Perawat Rumah Sakit Jiwa Surakarta. Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.
Rosyiana, I. (2019). Innovative Behavior At Work:: Tinjauan Psikologi & Implementasi Di Organisasi. Deepublish
Schaufeli, W. B., & Greenglass, E. R. (2001). Factors influencing Burnout: Gender, occupation, social support, and self-efficacy. Journal of Occupational Health, 50(3), 202-214.
Siagian, S. P. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia, cetakan Ketujuh. Jakarta: Radar Jaya Offset.
Sugiyono, D. (2015). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Sujarwo, S. (2014). Hubungan Antara Efikasi Diri dengan Kecemasan Siswa IPS Kelas XI SMA Karya Ibu Palembang. Psyche, 8(1), 61–71.
Taylor, S. E., Peplau, L. T. & Sears, D. O. (2009), Psikologi Sosial, Edisi Kedua Belas. Jakarta: Kencana
Wahyuni, S. U. (2018). Hubungan Antara Burnout Dengan Self Efficacy pada Perawat Di Puskesmas Taman Kecamatan Taman Krocok Kabupaten Bondowoso. Jurnal Kesehatan dr. Soebandi, 6(1),482-488.
DOI: https://doi.org/10.51849/j-p3k.v6i1.640
Refbacks
- There are currently no refbacks.







