Makna Kewirausahaan Pada Etnis Melayu, Etnis Jawa, Etnis Tionghoa, dan Etnis India di Kota Medan

Rianda Elvinawanty, Lydia Yusnita, Veronica Rania, Lusiati br Silaban, Widya Christiani Sembiring

Abstract


Setiap wirausahawan pasti memiliki kearifan lokal masing-masing dalam membangun usaha. Pada setiap etnis dapat dibedakan dari budaya yang dikaitkan dalam membangun usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna kewirausahaan pada empat etnis yang berbeda, yakni Melayu, Jawa, Tionghoa, dan India dikota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Dalam memperoleh data digunakan metode wawancara dan observasi. Alasan peneliti dalam menggunakan teknik penelitian ini adalah ingin menggali lebih dalam makna kewirusahaan pada setiap etnis yang berbeda. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini pada Melayu terdapat mental berwirausaha yang sudah menjadi bakat, gaya hidup yang optimis, toleran, serta tetap berpegang pada adat istiadat dimana adanya sopan santun, ramah, demokratis serta mengutamakan diplomasi daripada kekerasan. Pada etnis Jawa adalah memiliki etos kerja yang kuat, memprioritaskan keakraban, menghindari konflik, menerima segala sesuatu dengan tulus, dan juga memberi upaya maksimal dalam melakukan pekerjaan. Pada etnis Tionghoa juga ditemukan adanya perhatian, fokus dapat dipercaya, kerja keras, berhemat, solidaritas keluarga, pendidikan, dan kebajikan atau moral etika dalam berwirausaha, kestabilan emosi, ketelitian, keberanian, serta kejujuran. Serta pada etnis India terdapat motivasi berprestasi, dan taat menjalankan upacara-upacara sebagai permintaan doa demi kesuksesan usaha.

Keywords


Etnis Melayu; Etnis Jawa; Etnis Tionghoa; Etnis India; kewirausahaan; makna kewirausahaan

Full Text:

PDF

References


Andri, N., Ronauli, P. T., & Riyanti, B. P. (2019). Psychological Capital and Business Success of Chinese, Minangnese, and Javanese Entrepreneurs. International Research Journal of Business Studies , 157-166.

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Jawa Barat: CV Jejak.

Anggraini, J. (2017). Konstruksi Perempuan Dalam Budaya Melayu (Studi Terhadap Perempuan Pengusaha UKM di Kota Palembang : Pendekatan Ekonomi dan Agama). Jurnal Kajian Gender dan Anak , 199-214.

Bloor, M., & Wood, F. (2006). Keywords in Qualitative Methods: A Vocalbulary of Research Concepts. London: SAGE.

Creswell, J. W. (2007). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches. 2nd Edition. California: Sage.

Edi, F. R. (2016). Teori Wawancara Psikodiagnostik. Yogyakarta: LeutikaPrio.

Endra, F. (2017). Pedoman Metodologi Penelitian (Statistika Praktis). Taman Sidoarjo: Zifatama Jawara.

Farid, M. (2018). Fenomenologi Dalam Penelitian Ilmu Sosial. Jakarta: Prenadamedia Group.

Fitrah, M., & Luthfiyah. (2017). Metodologi Penelitian; Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas & Studi Kasus. Jawa Barat: CV Jejak.

Hasbullah, & Jamaluddin. (2013). Entrepreneurship Kaum Perempuan Melayu (Studi Terhadap Perempuan Pengrajin Songket di Bukit Batu Kabupaten Bengkalis). Jurnal Sosial Budaya , 1-13.

Hermawan, I. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methode. Kuningan: Hidayatul Quran Kuningan.

Junaidi, H. (2016). Budaya Kerja Melayu Dalam Mengembangkan Wirausaha Mahasiswa di Perguruan Tinggi Kota Palembang. Jurnal Intizar , 95-111.

Koning, J. (2007). Chineseness and Chinese Indonesian Business Practices: A Generational and Discursive Enquiry. Journal East Asia , 129-152.

Lubis, Z. B. (2005). Kajian Awal tentang Komunitas Tamil dan Punjabi di Medan. Jurnal Antropologi Sosial Budaya ETNOVISI , 1-16.

Mariani, S., & Eliana, S. (2012). Perbedaan Motivasi Berprestasi pada India Tamil dan India Punjabi di Kota Medan. Jurnal Predicara , 1-10.

Martawijaya, M. A. (2016). Model Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal : Untuk Meningkatkan Karakter dan Ketuntasan Belajar. Makasar: CV Masagena.

Putri, H. (2017). Analisis Perbedaan Sikap Kewirausahaan Antara Suku Jawa dan Suku Madura Di Wilayah Surabaya Selatan. Jurnal Bisnis, Managemen & Perbankan , 1-84.

Sapir, P., Wasiti, H., & Hermawan, A. (2014). Model Pembelajaran Kewirausahaan Berbasih Kearifan Lokal Untuk Penguatan Ekonomi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran , 80-91.

Soegoto, E. S. (2010). Entrepreneurship Menjadi Pebisnis Ulung (Edisi Revisi). Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Sudaryono, d. (2013). Pengembangan Instrumen Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi, A., Suhardjono, & Supardi. (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Susanto, O., & Nurrachman, N. (2018). Makna Kewirausahaan Pada Etnis Jawa, Minang, dan Tionghoa : Sebuah Studi Representasi Sosial. Jurnal Psikologi Ulayat , 86-108.

Suwendra, I. W. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan dan Keagamaan. Bali: Nilacakra.

Tan, F. B. (2013). Global Diffusion and Adopion of Technologies for Knowledge and Information Sharing. United States of America: IGI Global.

Tandelilin, E. (2020). Entrepreneurial Values of Indonesian Chinese and Javanese on Micro and Small Enterprises. Journal Advances in Economics, Bussines, and Management Research , 251-255.

Wjaya, H. (2018). Analisis Data Kualitatif Ilmu Pendidikan Teologi. Makassar: Sekolah Tinggi Teologi Jaffray.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.