Hubungan Antara Self-Efficacy dengan Self-Regulation Learning pada Siswa Kelas XII SMAS PEMDA Bahorok

Eryanti Novita, Nurul Icha

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan self-regulated learning pada siswa kelas XII SMAS PEMDA Bahorok. Masalah difokuskan pada kemampuan siswa dalam mengatur proses belajar secara mandiri yang berkaitan dengan tingkat self-efficacy yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah seluruh populasi siswa kelas XII SMAS PEMDA Bahorok sebanyak 102 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui skala self-efficacy yang disusun berdasarkan teori Albert Bandura serta skala self-regulated learning yang diadaptasi dari penelitian Rusdi (2025) berdasarkan teori Barry Zimmerman, kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,687 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy dengan self-regulated learning. Koefisien determinasi sebesar 47,2% menunjukkan kontribusi self-efficacy terhadap self-regulated learning. Penelitian ini menyimpulkan bahwa self-efficacy berperan penting dalam mendukung kemampuan siswa kelas XII SMAS PEMDA Bahorok dalam mengatur proses belajar secara mandiri.

Keywords


Self-Efficacy; Self-Regulated Learning; Siswa SMA.

Full Text:

PDF

References


rmiany. (2012). Self regulated learning (SRL): Riset dan aplikasi. Arga Puji Press.

Dillah, N. A. F., Mora, L., & Hemasti, R. (2024). Pengaruh self-efficacy terhadap self regulated learning pada siswa kelas X di SMAN 4 Karawang. Empowerment: Jurnal Indonesia Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang, 3(3), 21–27.

Fadhly, R., & Aprianti, M. (2022). Self efficacy dan self-regulated learning pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan. MerPsy Journal, 14(2), 153–167.

Fitriyani, R., & Sugiyo. (2022). Hubungan antara self-efficacy dan goal orientation dengan self regulated learning pada siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 1–7.

Ghufron, M. N., & Risnawati, R. (2010). Teori-teori psikologi. Ar-Ruzz Media.

Laka, L., Abida, L., Damayanti, B. Y., Sandri, R., Zuhroh, L., Khotimah, H., Sera, D. C., Sulistiani, W., Widodo, R. W., Supraba, D., Cholilah, I. R., & Mukminin, E. Z. (2023). Goal orientation dan self-efficacy dalam self-regulated learning. Pustaka Akademikus.

Nur, L., & Dewi, W. U. (2018). Efikasi diri dan perilaku inovasi. Indomedia Pustaka. https://www.indomediapustaka.com

Putri, N. K., Mufidah, E. F., & Mudhar, M. (2025). Hubungan efikasi diri dengan self-regulated learning siswa SMK. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(3), 2268–2277. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i3.3214

Rismawati, Yulitri, R., & Hidayat, R. (2025). Hubungan self efficacy dengan self regulated learning pada mahasiswa bimbingan konseling Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Empowerment Counseling Journal, 1, 98–108.

Rusdi, M. (2025). Scale validation of self-regulated learning. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 11(3), 564. https://doi.org/10.58258/jime.v11i3.9091

Salsabylla, W., Ahmad, & Novita, J. (2023). Pengaruh efikasi diri terhadap prokrastinasi. Indonesian Journal of Islamic Counseling, 5(2), 111–123. https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/ijic




DOI: https://doi.org/10.51849/j-p3k.v7i2.1087

Refbacks

  • There are currently no refbacks.